Friday, May 2, 2014

Persiapan Mengolah data Penelitian Regresi Berganda

Sebagai misal peneliti ingin mengetahui apakah ada pengaruh antara gaji karyawan dan Kedisiplinan kerja karyawan terhadap Prestasi kerja karyawan.

Jika digambarkan kedalam sebuah model/konsep terdapat dua variabel bebas (x1 dan x2) dan satu variabel terikat (Y), yang selanjutnya ingin diketahui bagaimana bentuk hubungan dan pengaruhnya, tentunya dengan menggunakan analisis regresi berganda.

Apa yang perlu dipersiapkan ?

Setelah bangunan teori di susun dengan menyajikan argumen yang kuat dan relevan. Berikutnya perumusan hipotesis dilakukan sebagai dasar pengujian. Dalam contoh diatas peneliti mempunyai fokus pada variabel gaji karyawan (x1) dan Kedisiplinan karyawan (x2) keduanya sebagai variabel bebas yang berpengaruh pada prestasi kerja karyawan (Y). Selanjutnya peneliti harus menyusun pengukuran

dari variabel-variabel tersebut. (dalam skripsi saudara, perbincangan ini masuk pada bab III, variabel dan Pengukuran). Untuk mempermudah penguasan variabel dan pengukuran, saudara lebih baik membuat tabel yang berisikan penjelasan atas variabel dan pengukuran tersebut, lihat contoh berikut:

Tabel 1. Variabel dan pengukuran

Variabel Penelitian                              Skala Pengukuran

Gaji karyawan (X1)
1. jumlah gaji                                     1. ordinal-interval
2. kesesuaian dengan beban kerja       2. ordinal-interval
3. unsur keadilan                                3. ordinal-interval

Kedisiplinan karyawan (X2)
1. taat pada aturan                             1. ordinal-interval
2. absensi                                           2. ordinal-interval
3. pemanfaatan fasilitas kerja             3. ordinal-interval

Prestasi Kerja karyawan (Y)
1. kuantitas hasil kerja                        1. ordinal-interval
2. kesesuaian dengan standart             2. ordinal-interval
3. ketepatan waktu                              3. ordinal-interval

Setelah variabel dan pengukuran tersebut dikonsultasikan dengan pembimbing dan dinilai sudah tepat artinya sesuai dengan tujuan penelitian dan kondisi empiris/lapangan, maka indikator-indikator tersebut untuk selanjutnya digunakan sebagai bahan penyusunan kuesioner dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan. Selanjutnya kuesioner dibagikan kepada responden, dan jawaban-jawaban responden yang telah terdokumentasi didalam kuesioner dimasukkan kedalam SPSS editor dengan langkah-langkah sebagai berikut :

Langkah awal.
Susun terlebih dahulu variabel dan pengukurannya sebelum di input kedalam SPSS editor sbb.

Variabel Gaji karyawan (x1),
Indikatornya:
x1.1 Jumlah gaji
X1.2 kesesuaian dengan beban kerja
X1.3 unsur keadilan

Contoh pertanyaan didalam kuisioner:

1. Bagaimana pendapat bpk/ibu/sdr tentang jumlah gaji yang diterima perbulan dari perusahaan.
a. sangat memadai
b. memadai
c. cukup
d. kurang
e. sangat tidak memadai

Jawaban a dinilai 5, b nilai 4, dst, e nilai 1 (Lihat Artikel penyusunan skala likert, semantik diferensial dan skala guttman)

Variabel kedisiplinan karyawan (x2), sbb:
Indikatornya:
X2.1 Taat pada aturan
X2.2 Absensi
X2.3 pemanfaatan fasiltas

Untuk Variabel Prestasi kerja Karyawan (Y), sbb:
Indikatornya:
Y.1 kuantitas hasil kerja
Y.2 kesesuaian dengan standart
Y.3 Ketepatan waktu

(x1.1; x1.2 dst hanyalah pemberian istilah saja untuk mempermudah mengenali variabel beserta indikatornya. X1.1 artinya indikator ke 1 dari variable ke 1, x2.2 artinya indikator ke dua dari variable ke 2, dst)

Selanjutnya Menjalankan SPSS. (Lihat Artikel Menjalankan SPSS)

Konsep Regresi Berganda

Regresi Berganda adalah bagian dari analisis multivariate. Tujuan utama analisis regresi berganda adalah untuk menduga besarnya koefisien regresi. Selanjutnya, koefisien regresi inilah yang akan menunjukkan besarnya pengaruh variabel bebas (independent variable/X) terhadap variabel tak bebas (dependent variable/Y).

Kata “berganda” diambil sebagai penjelas untuk menunjukkan bahwa peneliti dalam penelitiannya menggunakan lebih dari satu variabel bebas.

Pemborosan yang sering dilakukan oleh mahasiswa dalam skripsinya ialah ia menyajikan semua analisa seperti regresi sederhana, korelasi sedehana, regresi berganda, korelasi berganda yang pada akhirnya mahasiswa bingung sendiri, figure statistik mana yang dipakai ?.

Seiring kemajuan teknologi software, semua tujuan untuk uji hubungan maupun pengaruh baik secara bersama-sama maupun secara parsial dapat diselesaikan hanya dengan satu “click” yaitu “regression”. Semua tindakan olah data itu dapat dilakukan bahkan berulang-ulang dengan beberapa perbaikan yang dimungkinkan hanya dalam hitungan menit.

Bersyukurlah kita karena sudah ada software pengolah data yang saudara kenal dengan sebutan SPSS for windows.

Jangan bayangkan statistic berwajah rumus yang rumit dan segudang perhitungan lain, disini statistik sebagai alat yang telah mengalamai metamorfosis, ibarat mengitung perkalian 1234 x 4566566, dengan manual ?????, tetapi dengan calculator “no problem”. Demikian juga regresi berganda, dengan manual ??????, tetapi dengan SPSS “Menggairahkan dan menantang”. Yang terpenting dari semua aspek teknis itu anda bisa membaca hasil output SPSS tersebut untuk pengambilan kesimpulan atas masalah dan tujuan penelitian, misal untuk apa mengetahui nilai R, R square, nilai F, nilai b, nilai t, nilai Sig dan beberapa figure atau parameter lain yang diperlukan untuk pengujian hipotesis dan menjawab permasalahan penelitian.


Lihat Artikel Persiapan Mengolah data Penelitian